
Ada banyak jenis penyakit membahayakan, dan tak jarang bisa berujung kematian yang mengintai anak-anak. Dua di antaranya adalah Pneumonia atau yang dikenal paru-paru basah dan diare.
Demikian disampaikan Dr. Herbowo Agung Soetomenggolo, SpA (K) kepada kumparanMOM (kumparan.com) pada acara Pers Conference Mitu Baby Antiseptic: “Wipes Aways Germs & Your Worries” di EV Hive D.Lab, Gondangdia, Jakarta Pusat.
“Jika orang masih berpikir kalau penyakit paru-paru basah justru lebih banyak menyerang orang dewasa, itu salah. Balita juga bisa terkena penyakit ini. Apa penyebabnya? Paparan asap rokok, polusi, dan udara kotor," kata Dr Herbowo.
Dr. Herbowo Agung Soetomenggolo, SpA (K)
Dr. Herbowo Agung Soetomenggolo, SpA (K). (Foto: Tamara Anastasia Wijaya/kumparan)
Singkatnya, jika orang tuanya suka merokok di dekat anak, asap atau abu yang beterbangan dan mengenai anak, sehingga berpotensi merusak paru-paru anak. Selain itu, Dr. Herbowo juga menambahkan ada tiga faktor pendukung lain yang bisa membuat balita bisa dengan mudah terjangkit penyakit.
Pertama, sistem imun anak yang belum berkembang sempurna merupakan salah satu faktor pendorong anak terserang pneumonia. Kedua, kulit anak masih sangat tipis, yaitu 30 persen lebih tipis dibanding kulit orang dewasa. Akibatnya, mudah luka atau lecet. Ketiga, kebersihan anak masih sangat tergantung dengan orang tuanya. Jadi apabila orang tua tidak menjaga kebersihan lingkungannya dengan baik, maka balita dengan mudah terserang berbagai penyakit juga.
“Itulah yang menyebabkan pula alasan anak-anak rentan terkena diare, sedangkan anak saja baru minum ASI. Penyebabnya tak lain karena anak yang mulai beranjak dewasa, pasti mulai suka memegang, menyentuh, mengambil, menggigit, dan memasukan barang yang menurut dia (anak) menarik. Nah, kalau barang yang dimasukan ke dalam mulut itu tidak bersih, itulah kuman penyebab diare pertama kali muncul,” tambah Dr. Herbowo.
Anda masih bisa mencegahnya, Moms. Dr Herbowo mengatakan ada lima cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut masuk ke dalam balita Anda, sebagai berikut:
1. Berikan ASI Eksklusif, tak perlu diragukan lagi bahwa kandungan di dalam ASI dapat menangkal berbagai macam infeksi pada anak.
2. Rutin imunisasi anak, sebagai salah satu upaya meningkatkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Sayangnya, masih banyak orang tua yang justru takut anaknya divaksin karena berbagai macam alasan lain. Padahal imunisasi menjadi salah satu cara yang bisa mengurangi angka kematian pada balita akibat terjangkit penyakit yang mematikan.
3. Menyediakan asupan bergizi setiap hari. Pastikan kebutuhan kalori, vitamin, dan zat nutrisi sebagai pendukung pertumbuhannya terpenuhi lewat berbagai makanan sehat.
4. Menjalani pola hidup sehat dan bersih. Misalnya dengan rutin mandi setiap hari, rutin membersihkan mainan dan dan perlengkapan yang ada di rumah, mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, menutup mulut saat bersin, menggunakan produk dengan kandungan antiseptik, dan tidak menyentuh mata, hidung dan mulut setelah menyentuh barang di area umum. Tujuannya tak lain untuk mencegah penyebaran kuman dan bakteri, sumber penyakit.
6 Macam Jenis Penyakit Pada Bayi Yang Harus Diwaspadai
Memiliki buah hati merupakan sebuah cita-cita mulia yang hampir diinginkan oleh semua orang tua. Bisa mendapatkan kepercayaan dari Sang Pencipta untuk menjaga dan merawat bayi ialah hal berharga yang tidak bisa dipandang remeh. Setiap orang tua selalu memperhatikan kondisi kesehatan bayinya dan selalu mengkhawatirkan kondisi bayi agar selalu dalam keadaan sehat. Oleh sebab itu, saat bayi anda memperlihatkan gejala-gejala kurang sehat, maka segera ambil tindakan pengobatan secepatnya untuk mengantisipasi hal tersebut. Jangan pernah menyepelekan masalah yang dialami oleh bayi anda, hal ini dikarenakan terdapat beberapa penyakit mematikan yang besar kemungkinan bisa diderita oleh bayi, bahkan berisiko terhadap kematian.
Bayi tidak memiliki kekuatan untuk bertahan sehingga sangat rentan terhadap beberapa penyakit, berbeda dengan orang dewasa. Maka dari itu, menjadi sebuah kewajiban bagi para orang tua untuk mengetahui beberapa penyakit yang sering dialami oleh bayi sehingga tindakan tindakan penanggulangan penyakit bisa dilakukan secepatnya dan kesembuhan maksimal bisa diperoleh. Meskipun terdapat beberapa penyakit yang ringan, anda juga harus tetap mengantisipasinya sehingga penyakit tidak semakin parah dan berakibat fatal. Berikut ini ulasan lengkapnya untuk anda.
Penyakit Apnea (Tidak Bernapas Spontan)
Penyakit Apnea ialah sebuah penyakit yang menyebabkan bayi menjadi sulit bahkan tidak bisa bernapas untuk beberapa detik pada saat tidur. Ternyata hal ini tidak hanya dialami oleh orang dewasa, namun juga oleh buah hati tercinta. Ketidakmampuan untuk bernapas ini tidak hanya dialami oleh bayi yang lahir secara normal, namun juga dialami oleh bayi yang lahir dalam keadaan prematur.
Penyakit Kuning (Jaundice)
Penyakit kuning ialah penyakit selanjutnya yang sering dialami oleh bayi, penyakit ini biasanya akan membuat kulit dan mata bayi berubah warna menjadi kuning. Pada dasarnya penyakit kuning pada bayi ini tidak tergolong berbahaya, kecuali penyakit kuning tidak kunjung hilang dalam kurun waktu yang lama.
Sesak Napas
Sesak napas juga menjadi salah satu jenis penyakit yang hampir diderita oleh semua bayi, biasanya bayi yang mengalami sesak napas sulit untuk menarik napas, bahkan napas bayi akan mengeluarkan bunyi ‘ngik’ yang disertai batuk. Dalam beberapa kasus, bahkan ditemukan perubahan warna pada kulit bayi yang menjadi biru akibat kurangnya oksigen.
Penyakit Eksim Susu (Dermatitis Atopi)
Eksim susu ialah salah satu jenis penyakit kulit yang paling umum dialami atau diderita oleh bayi. Penyakit ini disebut dengan penyakit eksim susu dikarenakan dipicu oleh ASI yang mengenai kulit di area mulut sang bayi tercinta. Kemudian kulit di area mulut yang terkena ASI akan berubah warna hingga menimbulkan bercak merah yang sangat kentara di sekitar mulut.
Infeksi Saluran Pernapasan
Infeksi saluran pernapasan juga termasuk jenis penyakit yang sering dialami oleh bayi. Bahkan hampir segala bentuk dan jenis infeksi, mulai dari yang menyerang saluran pernapasan atas (ISPA) hingga infeksi yang menyerang saluran pernapasan bawah berpotensi untuk diderita oleh bayi anda. Selain itu, penyakit yang diakibatkan oleh infeksi saluran pernapasan ini biasanya terjadi pada bayi yang baru lahir.
Batuk Dan Pilek
Selain beberapa penyakit di atas, virus juga menjadi penyebab utama yang memicu terjadinya penyakit yang bisa menyerang sang bayi. Batuk dan pilek ialah dua jenis penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat sering dialami oleh bayi. Maka dari itu, segera berkonsultasi dengan dokter apabila batuk dan pilek bayi anda tidak kunjung sembuh hingga dalam jangka waktu seminggu.
Itulah beberapa jenis penyakit yang biasanya menyerang bayi. Para Ibu harus waspada sejak dini untuk peka terhadap kesehatan buah hati. Jangan sampai masalah sepele menjadi penyakit serius. Segera lakukan pemeriksaan terhadap ahlinya.