
Melalui akun Instagram resmi Kemendikbud, Selasa (1/5/2018), menyatakan bahwa pengumuman hasil UN SMA/SMK/Sederajat akan dilakukan pada 2 Mei 2018.
"Sedangkan hasil UN SMP/Sederajat tanggal 23 Mei 2018," demikian bunyi unggahan tersebut.
Dilansir TribunStyle.com dari Kompas.com, menurut Kemendikbud, hasil UN tingkat SMA/SMK sederajat telah diserahkan oleh panitia pusat ke Dinas Pendidikan Provinsi pada 30 April 2018 lalu pukul 16.00 WIB, di Jakarta.
Alur pengumuman sendiri, dimulai dari panitia pusat hasil UN kepada Dinas Pendidikan Provinsi.
Kemudian, dari Dinas Pendidikan Provinsi, hasil UN disebarkan ke setiap kota atau kabupaten melalu Cabang Dinas atau Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).
Dari MKKS ini baru pihak sekolah akan menyerahkannya pada siswa secara langsung. Berdasarkan unggahan Kemendikbud di Instagram tersebut, hasil UN pun tidak akan diumumkan secara online.
"Panitia Pusat (Kemendikbud dan Badan Standar Nasional Pendidikan) tidak menyediakan pengumuman hasil UN secara daring (online)," demikian tegas pernyataan tersebut.
Jadi, hasil pengumuman UN peserta didik akan diedarkan melalui sekolah masing-masing, bukan melalui online layaknya kabar yang beredar belakangan ini.
Tahun 2018 pelaksanaan UN telah diikuti oleh 8,1 juta peserta untuk tingkat SMP dan SMA.
Sebanyak 1.485.302 SMK dan 1.983.568 SMA telah melaksanakan UN.
Pelaksanaan peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) pun mengalami peningkatan hingga 166% dibanding tahun lalu.
Tahun ini 6.293.552 siswa mengikuti UNBK dibanding angka tahun lalu 3.782.453 siswa.
Pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) diumumkan, Selasa (17/4/2018) sore.
Setelah pukul 17.00 WIB peserta SNMPTN akan mengetahui hasil seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri tersebut.
SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik menggunakan rapor.
Setelah pendaftaran dibuka dari 21 Februari - 6 Maret 2018, hasilnya akan dimumkan pada 17 April 2018.
Pengumuman bisa disimak di situs resmi SNMPTN.
Tapi tak semua peserta lolos pada tahap ini.
Hanya sebanyak 110.946 peserta dinyatakan lolos SNMPTN dari 586.155 orang.
Selamat bagi peserta yang lolos dan jangan berkecil hati bagi peserta yang belum lolos SNMPTN.
Berikut jadwal panitia pusat SNMPTN 2018:
1. Pengisian dan Verifikasi PDSS 13 Januari - 10 Februari 2018
2. Pendaftaran 21 Februari - 6 Maret 2018
3. Pengumuman Hasil Seleksi 17 April 2018
4. Pendaftaran ulang peserta lulus PTN 8 Mei 2018 (bersamaan dengan ujian tertulis SBMPTN)
Selain mengikuti Ujian Nasional, baik berbasis komputer maupun berbasis cetak, peserta dari tingkat SMP maupun SMA juga melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang jadwal pelaksanaannya diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing.
Materi USBN ini meliputi seluruh mata pelajaran di mana persentasi pembuatan soalnya sebagian besar, 75 - 80% diserahkan kepada pihak guru atau sekolah. Komposisi soal terdiri dari 90% pilihan ganda dan sisanya uraian.
UN susulan bagi tingkat SMA/SMK telah dilakukan pada 17-18 April. Sedangkan UN susulan bagi SMP dan sederjat akan digelar pada 8-9 Mei 2018.
Jadwal UN Pendidikan Kesetaraan "program paket C" digelar pada 27-30 April dan 2 Mei. Sedangkan UN susulan bagi "program paket B dan C" akan dilaksanakan pada 11-14 Mei.
Mengacu Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah, hasil UN kini tidak lagi menjadi syarat mutlak dari kelulusan untuk tingkat SD, SMP maupun SMA.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UNBK Usai, Kemendikbud Rilis Jadwal Resmi Pengumuman Kelulusan"
